Artikel seputar Internal Audit | Internal Audit Indonesia

Pendapat saya, jika maksud Iustitia si penyimpan barang adalah pihak yang telah melakukan tindakan penyelamatan, namun si empunya barang tidak mengambil setelah beberapa cara dilakukan, alternatif terakhir bisa saja si penyimpan barang menggunakan haknya untuk menjual barang tersebut untuk membayar kewajibannya menggunakan gudang penyimpanan.

Jurnal « J u r n a l S k r i p s i T e s i s (24jam)

However, it is becoming clear that companies are trying to take better advantage of IT-enabling technologies to become more efficient. From a competition perspective, doing so may also provide them with a key strategic differentiator.

KETENTUAN FORMAL PEMERIKSAAN - Tembusan Catatan

75. What are you doing specifically to manage identified risks (. financial statement variance reporting, trend reporting, credit reporting, insurance policies, legal, BOD involvement and reporting)?

MATA KULIAH AMIK | Lokerbogor's Blog

Dalam studi ilmu komunikasi, konteks komunikasi interpersonal memiliki banyak sekali macam teori. Di antaranya: teori dissonansi kognitif, teori pertukaran sosial, teori inokulasi, teori kredibilitas, teori behaviorisme, teori interaksi simbolik, dll. Namun makalah ini akan membahas tiga contoh teori saja, yaitu Expectancy Violation Theory, Interpersonal Deception Theory dan Communication Accomodation Theory.

IMAM MUSJAB: Wa 8767 alaikum salam, MCE didesain untuk proyek dengan nilai yang besar seperti pembangunan PLTU, Mining Project dll, untuk kasus Daswa is simply, Marine Cargo + CAR/EAR saja

Dalam jaringan lingkaran, sebagai contoh, B hanya dapat berkomunikasi dengan A dan C. Untuk berkomunikasi dengan E, B harus melalui A atau melalui C dan D.

Take a software development company as an example. Its goal may be to achieve the so-called managed state, defined by a well-managed, enterprise-wide process to ensure delivery of quality software to customers. However, an examination of the processes used to develop the software and manage its quality might reveal an actual, operational capability at a lower state, the “repeatable” state, marked by excessive reliance on people rather than processes and a notable lack of controls documentation.

The Quick Ratio or Acid Test Ratio is a measure of a company’s ability to pay off short term obligations without relying on the sale of inventories, which may not be as liquid as certain other current assets.  Unlike the Current Ratio, it includes only a company’s most liquid assets.  Like the Current Ratio, it is used as a way to assess investment risk which gives an idea of how many dollars of current assets cover $6 of current liabilities.  The greater the ratio is, the more liquid assets a company has available to handle current obligations.  Assuming there is nothing happening to slow or prevent collections, a quick ration of 6 to 6 or better is usually satisfactory.

Dia memberikan sumbangan besar dalam bidang manajemen melalui aplikasi praktik ilmu-ilmu social dalam administrasi perusahaan.

Kasus ini berawal dari seorang ibu yang bernama Prita Mulyasari berumur 85 tahun, menuliskan pengalaman yang tidak menyenangkan ketika berobat di rumah sakit Omni Internasional kepada teman-temannya melalui mailing list. Sharing itu kemudian di sebarluaskan oleh teman yang menerima kepada teman lainnya dengan tujuan teman-teman Prita tidak akan mengalami hal yang sama dengan dirinya. Sayangnya tindakan yang di ambil Prita justru membawa petaka bagi dirinya. Pihak rumah sakit menganggap Prita telah mencemarkan nama rumah sakit tersebut dan membawa kasus ini ke pengadilan. Akhirnya, kasus ini berbuntut dinyatakan bersalah dan di tahan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang sejak 68 Mei 7559.